Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Monday, December 29, 2014

Pengantar Sistem Informasi Kesehatan ( PSIK )

A. Definisi Sistem

1. Konsep Dasar Sistem

Sistem : kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan
tertentu.

Ludwig Von Bartalanfy.

Sistem  merupakan  seperangkat  unsur  yang  saling  terikat  dalam  suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.

Anatol Raporot.

Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain.

L. Ackof.

Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan   saling tergantung satu sama lainnya.

Jerry FithGerald

Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang
saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau
menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

Pengantar  Sistem  Informasi  Kesehatan ( PSIK )

2. Syarat-syarat system

  1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan tujuan.
  2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang  ditetapkan.
  3. Adanya hubungan diantara elemen sistem.
  4. Unsur  dasar  dari  proses  (arus  informasi,  energi  dan  material)  lebih penting drpd elemen sistem.
  5. Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen. 

3. Kateristik Sistem

a. Memiliki komponen ;

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, bekerja sama membentuk satu kesatuan.
Komponen-komponen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak perduli betapapun kecilnya, selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut supra sistem, misalnya suatu perusahaan dapat disebut dengan suatu sistem dan industri yang merupakan sistem yang lebih besar dapat disebut dengan supra sistem. Kalau dipandang industri sebagai suatu sistem, maka perusahaan dapat disebut sebagai subsistem. Demikian juga bila perusahaan dipandang sebagai suatu sistem, maka sistem akuntansi adalah subsistemnya. 

b. Batas sistem (boundary) ;

                Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan  lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu  sistem dipandang sebagai suatu kesatuan.
Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut

c. Lingkungan luar sistem (environment) ;

                Adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

d. Penghubung sistem (interface) ;

                Merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.

e. Masukan sistem (input) ;

Merupakan energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi.
Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.
Sebagai contoh didalam sistem komputer, program adalah maintanance input yang digunakan untuk mengoperasikan
komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

f.  Keluaran sistem (Output) ;

Merupakan hasil dari energi yang diolah oleh sistem.

g. Pengolah sistem (Process) ;

Merupakan bagian yang memproses masukan untuk menjadi keluaran yang diinginkan.

h. Sasaran sistem ;

Kalau sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.

4. Pembagian Sistem

Secara garis besar,   sistem dapat dibagi 2 :

a. Sistem Fisik ( Physical System ):

Kumpulan elemen-elemen/ unsur-unsur yang saling berinteraksi satu sama lain secara fisik serta dapat diidentifikasikan secara nyata tujuan-tujuannya.

b. Sistem Abstrak ( Abstract System ):

Sistem  yang  dibentuk  akibat  terselenggaranya  ketergantungan  ide,  dan tidak dapat diidentifikasikan secara nyata, tetapi dapat diuraikan elemen- elemennya. 

5. Klasifikasi Sistem

a. Deterministik Sistem.

Sistem dimana operasi-operasi  (input/output) yang terjadi didalamnya dapat ditentukan/ diketahui dengan pasti.

b. Probabilistik Sistem.

Sistem  yang  input  dan  prosesnya  dapat  didefinisikan,  tetapi  output  yang dihasilkan   tidak   dapat   ditentukan   dengan   pasti;(Selalu   ada   sedikit kesalahan/penyimpangan terhadap ramalan jalannya sistem).

c. Open Sistem.

Sistem  yang  mengalami  pertukaran  energi,  materi  atau  informasi  dengan lingkungannya.  
Sistem   ini   cenderung   memiliki   sifat   adaptasi,   dapat menyesuaikan   diri   dengan   lingkungannya   sehingga   dapat   meneruskan eksistensinya.

d. Closed Sistem.

Sistem fisik di mana proses yang terjadi tidak mengalami pertukaran materi, energi atau informasi dengan lingkungan di luar sistem tersebut. Contoh : - reaksi kimia dalam tabung berisolasi dan tertutup.

e. Relatively Closed Sistem.

Sistem  yang  tertutup  tetapi  tidak  tertutup  sama  sekali  untuk  menerima pengaruh-pengaruh lain.
Sistem ini dalam operasinya dapat menerima pengaruh dari luar yang sudah didefinisikan dalam batas-batas tertentu .

f. Artificial Sistem.

Sistem yang meniru kejadian dalam alam. Sistem ini dibentuk berdasarkan kejadian di alam di mana manusia tidak mampu melakukannya. Dengan kata lain tiruan yang ada di alam.

g. Natural Sistem.

Sistem yang dibentuk dari kejadian dalam alam.
Contoh : - laut, pantai, atmosfer, tata surya dll.

h. Manned Sistem.

Sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi keikut
 sertaan manusia. Sistem ini dapat digambarkan   dalam
 cara-cara sebagai berikut :
h.1. Sistem manusia-manusia.
Sistem yang menitik beratkan hubungan antar manusia.
h.2. Sistem manusia-mesin
Sistem yang mengikutsertakan mesin untuk suatu
 tujuan.
h.3. Sistem mesin-mesin.
Sistem  yang  otomatis  di  mana  manusia  mempunyai  tugas  untuk memulai
 dan mengakhiri sistem, sementara itu manusia dilibatkan juga untuk
 memonitor sistem.


Pengantar Sistem Informasi Kesehatan ( PSIK ) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.