Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Sunday, January 25, 2015

Definisi Hematologi dan Darah

Pengertian Hematologi

Ilmu yang mempelajari tentang darah serta jaringan yang membentuk darah. Darah merupakan bagian penting dari system transport. Darah merupakan jaringan yang berbentuk cairan yang terdiri dari 2 bagian besar yaitu plasma darah dan bagian korpuskul.

Darah

Darah merupakan bagian dari tubuh yang jumlahnya 6-8% dari berat badan total. Darah berbentuk cairan yang berwarna merah dan agak kental. Darah merupakan bagian penting dari system transport karena darah mengalir keseluruh tubuh kita dan berhubungan langsung dengan sel-sel tubuh kita.Warna merah itu keadaannya tidak tetap tergantung pada banyaknya oksigen dan karbondioksida didalamnya. Adanya oksigen dalam darah diambil dengan jalan bernafas dan zat ini sangat berguna pada peristiwa pembakaran atau metabolisme di dalam tubuh.

Struktur Dan Fungsi Hematologi

Karakteristik fisik darah meliputi:
  1. Viskositas atau kekentalan darah 4,5-5,5
  2. Temperature 38 C
  3. PH 7,37- 7,45
  4. Salinitas 0,9%
  5. Berat 8 % dari berat badan
  6. Volume 5-6 liter (pria) 4-5 liter (wanita)

Darah selamanya beredar didalam tubuh oleh karena adanya atau pompa jantung. Selama darah berada dalam pembuluh maka akan tetap encer, tetapi kalau ia keluar dari pembuluhnya maka ia akan menjadi beku. Pembekuan ini dapat dicegah dengan jalan mencampurkan kedalam darah tersebut sedikit obat anti pembekuan atau sitras natrikus

a. Fungsi darah

  1. Mengangkut O2 dari paru-paru ke jaringan dan CO2 dari jaringan ke paru-paru.
  2. Mengangkut sari makanan yang diserap dari usus halus keseluruh tubuh.
  3. Mengangkut sisa metabolisme menuju alat ekskresi.
  4. Berhubungan dengan kekebalan tubuh karena didalamnya terkandung lekosit,antibodi, dan subtansi protektif lainnya.
  5. Mengangkut ekskresi hormon dari organ satu ke organ lainnya.
  6. Mengatur keseimbangan air dalam tubuh.
  7. Mengatur suhu tubuh.
  8. Mengatur keseimbangan tekanan osmotik
  9. Mengatur keseimbangan asam basa tubuh.
  10. Mengatur keseimbangan ion-ion dalam tubuh

b. Tempat Pembentukan Sel Darah

  1. Pembentukan sel darah (hemopoiesis) terjadi pada awal masa embrional, sebagian besar pada hati dan sebagian kecil pada limpa
  2. Dari kehidupan fetus hingga bayi dilahirkan, pembentukan sel darah berlangsung dalam 3 tahap, yaitu: a. Pembentukan di saccus vitellinus, b. Pembentukan di hati, kelenjar limfe, dan limpa, c. Pembentukan di sumsum tulang
  3. Pembentukan sel darah mulai terjadi pada sumsum tulang setelah minggu ke-20 masa embrionik
  4. Dengan bertambahnya usia janin, produksi sel darah semakin banyak terjadi pada sumsumtulang dan peranan hati dan limpa semakin berkurang
  5. Sesudah lahir, semua sel darah dibuat pada sumsum tulang, kecuali limfosit yang jugadibentuk di kelenjar limfe, tymus, dan lien
  6. Selanjutnya pada orang dewasa pembentukan sel darah diluar sumsum tulang (extramedullary hemopoiesis) masih dapat terjadi bila sumsum tulang mengalami kerusakan atau mengalami fibrosis
  7. Sampai dengan usia 5 tahun, pada dasarnya semua tulang dapat menjadi tempat pembentukan sel darah. Tetapi sumsum tulang dari tulang panjang, kecuali bagian proksimal humerus dan tibia, tidak lagi membentuk sel darah setelah usia mencapai 20 tahun
  8. Setelah usia 20 tahun, sel darah diproduksi terutama pada tulang belakang, sternum, tulang iga dan ileum
  9. 75% sel pada sumsum tulang menghasilkan sel darah putih (leukosit) dan hanya 25% menghasilkan eritrosit
  10. Jumlah eritrosit dalam sirkulasi 500 kali lebih banyak dari leukosit. Hal ini disebabkan oleh karena usia leukosit dalam sirkulasi lebih pendek (hanya beberapa hari) sedangkan erotrosit hanya 120 hari

Definisi Hematologi dan Darah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.