Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Tuesday, March 24, 2015

Pengertian dan Contoh Teks Drama

Pengertian dan Contoh Teks Drama. Drama adalah suatu cerita yang dipentaskan di atas panggung (disebut teater) atau tidak dipentaskan di atas panggung (drama radio, telivisi, film). Drama secara luas dapat diartikan sebagai salah satu bentuk sastra yang isinya tentang hidup dan kehidupan yang disajikan atau dipertunjukkan dalam bentuk gerak.

Drama merupakan tiruan kehidupan manusia yang dipentaskan. Unsur intrinsik drama adalah unsur pembangun drama. Drama  yang dipentaskan secara khusus biasanya lebih menarik dari pada dibaca saja secara sekilas. Oleh karena itu, pentingnya pemahaman untuk mementaskan sebuah drama yang baik.

Struktur Drama
Struktur dasar drama ada tiga macam yaitu:
a. Prolog (adegan pembukaan)
b. Dialog (percakapan)
c. Epilog (adegan akhir atau penutup)

Unsur-Unsur Drama

  • Alur, dalam drama diawali dengan tahapan-tahapan yaitu jalinan rangkaian peristiwa dari awal hingga akhir berdasarkan hubungan waktu sebab akibat. Alur diawali dengan tahapan eksposisi, klimaks, anti klimaks dan babak akhir.
  • Amanat, pesan atau nasihat yang ingin disampaikan pengarang.
  • Tokoh, pelaku yang memerankan seorang tokoh dalam cerita. Penokohan adalah penggambaran watak setiap tokoh. Ada tiga macam tokoh: (1) protagonis tokoh yang meampilkan kebaikan, (2) Antagonis tokoh jahat atau tokoh penentang kebaikan, (3) Tirtagonis tokoh pendukung protagonis
  • Tema, tema adalah gagasan atau ide pokok cerita
  • Latar, tempat terjadinya peristiwa dalam drama
  • Aneka sarana kesastraan dan kedramaan yang mendukung penampilan pelaku dalam suatu drama, misalnya tata panggung dan tata rias

Pengertian dan Contoh Teks Drama


Kita sering menonton drama di telivisi. Menonton drama memang mengasyikkan. Kalau kamu menonton dengan seksama, dengan mudah kamu akan dapat menceritakan isi drama yang kamu tonton. Ada cara mudah untuk memahami isi sebuah drama. Ikutilah langkah-langkah berikut:
1. Kenali tokoh-tokoh beserta perwatakannya.
2. Pahami permasalahan yang muncul.
3. Pahami jalan keluar yang dilakukan tokoh-tokoh dalam mengatasi permasalahan tersebut.

Contoh Teks Drama

Simaklah penggalan teks drama berikut ini.

Liontin

Setting di pinggir jalan disebuah kota yang cukup ramai penduduk. Dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat. Di sore hari. Ramainya suasana di tempat itu muncul seorang remaja yang membawa karung dengan pakaian lusuh dan dekil. Ia berlari sambil berteriak-teriak menuju tengah panggung. Ia merasa kebingungan dan tidak percaya.

Dito muncul dari kejauhan. Ia mengejar Emaknya dan mengambil liontin yang terletak di meja penjual.

Dito     : Emak.... kembalikan ini milikku
Emak   : Apa-apaan kamu ini?
Dito     :Tidak bisa mak, emak tidak bisa menjualnya. Ini barang hasil temuan, tidak jelas pemiliknya
              siapa 
Emak    : Sekarang benda itu milik emak, tahu!
Dito      : Bukan mak, ini kepunyaan pemiliknya
Emak    : Iya, emak sekarang yang jadi pemiliknya
Dito      : Tidak bisa mak, titik!
Penjual : Haduh, gimana ini? Jadi atau tidak menjualnya
Emak    : Jadi
Dito      : Tidak
Emak    : Apa-apaan kamu ini? Sok tahu. Dengan uang hasil penjualan benda ini kita bisa menutupi
               kebutuhan kita selama sebulan
Dito      : Tidak emak, kata Pak Ustad menjual barang yang bukan milik kita itu haram mak
Emak    : Ah! Jangan ceramahi emak. Kamu itu masih seumur jagung nak!
Dito      : Katanya itu dosa besar emak. Aku tidak ingin emak masuk neraka Mak!
Emak    : Dito, kamu ini bicara soal dosa. Kamu sekolah saja tidak, tahu apa kamu tentang dosa.
               Orang yang makan bangku sekolah hingga menjadi pejabat saja tak paham akan dosa
Dito      : Tapi mak!
Emak    : Sudah, tidak usah kamu pikirkan. Tidak ada yang merasa dirugikan kali ini. Pemiliknya saja
               mungkin sudah mengikhlaskan benda ini. Toh dia pikir, ia tidak sengaja menjatuhkannya.
               Sudahlah Dito turut saja kata emak.
Penjual  : Iya nak benar sekali kata emakmu. Toh koruptor saja yang merugikan bangsa dan seluruh
                rakyat masih bebas berkeliaran. Mereka masi bisa bersenang-senang. Petantang-petenteng
                dengan uang yang bukan miliknya
Dito       : Dito tidak bisa mak. Dito tidak mau dibesarkan dengan uang haram
Emak     : Kayak orang suci saja kamu ini Dito. Makanya jangan suka bergaul denga orang-orang
                aneh itu.
Dito       : Bukan begitu mak, mereka mengajarkan Dito hal yang benar
Emak     : Sudah, jangan sok mengajari Emak. Tahu apa kamu soal ini. Kamu mau bilang Emak
                serakah, Terserah!
Dito       : Bukan begitu! (diam) Tapi Mak!
Emak     : Walah, tidak usah tapi-tapian. Kembalikan saja liontin itu pada mak
Penjual  : Haduh, mengapa kalian ribut. Jadi atau tidak menjualnya
Emak     : Jadi
Dito       : Saya tetap tidak akan menjualnya
Penjual  : Sudahlah, dari pada kalian ribut. Sebaiknya kalian pulang dulu. Besok datang lagi saja. Jika                 memang ingin menjual liontin ini
Emak    : Kami akan menjualnya kok!
Penjual  : Kalo mau dijual yah silakan
Dito       : Aku tidak mau, akan ku kembalikan dan ku serahkan pada pemilikinya
Emak     : Memangnya kamu tahu pemiliknya?
Dito       : Tidak, tapi yang jelas saya tidak akan menjualnya (pergi)

Menentukan karakter tokoh
Tokoh Emak : karakter tokoh emak bersifat logis, karena ingin memenuhi kebutuhannya ia bersikeras                         menjual barang yang bukan miliknya
Tokoh Dito   : Berusaha bersifat jujur, ia tidak mau menjual barang yang bukan menjadi haknya
Penjual          : merasa bingung karena tokoh Dito dan Emak yang ingin menjual kalung emasnya,


Demikianlah penjelasan tentang Pengertian dan Contoh Teks Drama. Semoga bermanfaat!

Referensi: 
Nur'aini, Umri dan Indriyani. 2008. Bahasa Indonesia Pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Sumber gambar:
Pixabay: Drama

Pengertian dan Contoh Teks Drama Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.