Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Monday, March 9, 2015

Pengertian Definisi Globalisasi dan Menurut Para Ahli

Pengertian Definisi Globalisasi dan Menurut Para Ahli. Anda mungkin telah sering mendengar kata "globalisasi". Namun, apakah sesungguhnya globalisasi itu? Globalisasi berasal dari kata "globe" yang artinya dunia. Globalisasi artinya proses mendunia atau menuju satu dunia. Dalam globalisasi, orang-orang, wilayah-wilayah, dan negara-negara saling berhubungan erat dan menjadi lebih saling tergantung.
Dalam kamus Bahasa Inggris Longman Dictionary of Contempory English, global diartikan sebagai concerning the whole earth; maksudnya, sesuatu yang berkaitan dengan dunia internasiona, atau seluruh dunia.
Konsep globalisasi menurut Prijono Tjiptoherijanto adalah  suatu pengertian ketiadaan batas antar negara (stateless). Konsep ini merujuk pada pengertian bahwa suatu negara (state) tidak dapat membendung "sesuatu" yang terjadi di negara lain. Pengertian "sesuatu" tersebut dikaitkan dengan banyak hal seperti pola prilaku, tatanan kehidupan, dan sistem perdagangan.
Kesimpulan bahwa "Globalisasi" merupakan suatu proses pengintergrasian manusia dengan segala macam aspek kehidupan ke dalam satu kesatuan masyarakat yang utuh dan yang lebih besar dalam kehidupan internasional.
Globalisasi terjadi karena perkembangan yang pesat dalam bidang komunikasi, teknologi informasi, dan transportasi.

Pengertian Definisi Globalisasi dan Menurut Para Ahli

Sejarah Globalisasi

Istilah globalisasi berasal dari kata “Globalize” yang mengacu pada munculnya jaringan sistem skala besar sosial dan ekonomi internasional. Istilah ini pertama digunakan sebagai kata benda dalam artikel berjudul Towards New Education, kata “Globalisasi” di sini menunjukkan tampilan pengalaman manusia secara keseluruhan di lapangan pendidikan. istilah yang sama, perusahaan raksasa (giant), dipicu oleh Charles Taze Russell pada tahun 1897 untuk mengacu pada perusahaan besar nasional pada waktu itu.

Pada tahun 1960, istilah yang kedua telah mulai digunakan sebagai sinonim oleh para ekonom dan ilmuwan sosial lainnya. ekonom Theodore Levitt secara luas diakui sebagai pencipta istilah kata “Globalisasi” melalui artikel berjudul “Globalization of Markets”.

Artikel ini diterbitkan dalam Harvard Business Review isu Mei-Juni 1983. Namun, kata “Globalisasi” sebelumnya telah banyak digunakan setidaknya sejak tahun 1944 dan digunakan oleh beberapa pengamat sejak tahun 1981. Levitt dapat dianggap sebagai orang yang mempopulerkan kata ini dan diperkenalkan ke bisnis utama di paruh kedua tahun 1980-an.

Sejak dirumuskan, Konsep globalisasi telah menginspirasi sejumlah definisi dan interpretasi, mulai dari lingkup perdagangan dan kerajaan di Asia dan Samudera Hindia pada abad ke-15 sampai seterusnya. Karena konsep ini sangat rumit, banyak proyek penelitian, artikel, dan diskusi tetap terfokus pada satu aspek globalisasi.

Baca juga >> 

Pengertian globalisasi menurut para ahli

Pengertian globalisasi menurut para ahli dapat memiliki banyak versi namun pada dasarnya mengandung makna yang sama. Kamus bahasa sendiri mendefinisikan globalisasi sebagai fenomena yang menjadikan dunia mengecil (menjadi kecil) dari segi hungan antar manusia. Nah, hal ini dimungkinkan karena perkembangan teknologi yang sangat cepat (Nurdiaman, 2009). Bayangkan saja, melalui teknologi modern kita yang berada di Indonesia bisa melakukan komunikasi dengan orang yang berada di benua Eropa dengan cepat. Hal ini bisa kita lakukan melalui saluran telepon, internet, televisi dan sebagainya.

Berikut pengertian globalisasi menurut para ahli:

  1. Albrow ( Yaya, 1998) berpendapat bahwa globalisasi adalah keseluruhan proses dimana manusia di bumi ini (dimasukkan) diinkoporasikan ke dalam masyarakat dunia tunggal yakni masyarakat global.
  2. John Huckle (Miriam Steiner, 1996 ) berpendapat bahwa globalisasi adalah suatu proses dengan mana (dimana) kejadian, keputusan dan kegiatan (yang dilakukan) di salah satu bagian dunia menjadi konsekuensi yang signifikan bagi individu dan masyarakat yang jauh.
  3. Selo Soemardjan (Nurdiaman,2009) berpendapat bahwa globalisasi merupakan terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah yang sama.

Nah, dari pendapat para ahli ini kita dapat menyimpulkan bahwa globalisasi adalah suatu proses yang menjadikan sesuatu bersifat mendunia. Pengaruh globalisasi membuat masyarakat menyatu dengan dunia terutama di bidang ilmu pengetahuan, kemajuan teknologi dan media komunikasi massa.

Ciri-ciri globalisasi

Dewi (2009) mengutarakan bahwa tidak semua kejadian, kegiatan atau suatu keputusan bisa dikatakan sebagai globalisasi. Jika bukan globalisasi, maka itu hanyalah suatu kejadian biasa saja. 

Hamijoyo (Mimbar, 1990) mengutarakan bahwa ciri-ciri globalisasi meliputi empat hal yakni:
a. Didukung oleh kecepatan informasi, teknologi canggih, transportasi serta komunikasi yang diperkuat oleh tatanan dan manajemen yang tangguh.
b. Telah melampaui batas tradisional geopolitik dimana batas tersebut saat ini harus tunduk kepada kekuatan teknologi, ekonomi, sosial, politik dan mempertemukan tatanan yang sebelumnya sulit dipertemukan.
c. Adanya saling ketergantungan antara negara.
d. Pendidikan merupakan bagian dari globalisasi.

Tilaar (Dewi,2009) juga berpendapat bahwa ciri-ciri era globalisasi ialah ditandai dengan adanya era masyarakat terbuka. Masyarakat terbuka ini dapat dilihat dari adanya hubungan dagang yang menghubungkan sektor ekonomi antara masyarakat disuatu negara dengan masyarakat di negara lain. Selain itu, hubungan diplomasi politik antar negara juga dapat dikategorikan sebagai ciri dari adanya globalisasi.

Dalam bukunya, M.S Faridy (2009) mengutarakan bahwa ciri-ciri utama globalisasi ialah prosesnya serba cepat, dampaknya bersifat massal atau meluas dan bersifat mendunia. Pelaku atau penggerak globalisasi pada umumnya memanfaatkan teknologi informasi dan telekomunikasi sebagai medianya.
Nah, darisini kita bisa menyimpulkan bahwa ciri-ciri globalisasi ditandai dengan adanya:
1. Kemajuan teknologi dan komuniskasi yang mendunia,
2. Hubungan politik dan ekonomi antar masyarakat dunia,
3. Penyebaran pemikiran terutama dibidang pendidikan,
4. Penyebaran mode, style dan gaya hidup yang menuntut adanya kesamaan dengan kemajuan zaman.

Dampak Globalisasi

Dampak positif globalisasi:
a. Masyarakat semakin maju
b. Semangat kerja meningkat
c. Ruang sosial semakin terbuka
d. Pertukaran budaya
e. Pasar semakin luar

Dampak negatif globalisasi:
a. Membanjirnya produk luar negeri
b. Ketergantungan terhadap negara maju
c. Lapangan kerja semakin sempit
d. Kerusakan lingkungan hidup
e. Nilai-nilai sosial dalam masyarakat luntur

Demikianlah ulasan tentang Pengertian dan Definisi Globalisasi. Semoga bermanfaat!

Pengertian Definisi Globalisasi dan Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.