Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Wednesday, March 18, 2015

Pengertian Norma-Norma Sosial

Pengertian Norma-Norma Sosial. Norma, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, berarti aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat, dipakai sebagai panduan, tatanan, dan pengendalian tingkah laku yang sesuai dan diterima.
Selain pengertian diatas ada pula yang menyebutkan bahwa norma adalah kaidah atau aturan yang disepakati dan memberi pedomann tingkah laku bagi para anggotanya dalam mewujudkan sesuatu yang dianggap baik, benar, dan diinginkan. Singkatnya norma adalah kaidah atau pedoman dalam mewujudkan suatu nilai. Kaidah atau aturan biasanya berwujud perintah atau larangan.

Pengertian Norma-Norma Sosial

Norma sosial adalah ketentuan yang berisi perintah atau larangan yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama, bertujuan untuk mengatur setiap tindakan warga masyarakat sehingga ketertiban dan keamanan dapat tercapa. Keberadaan norma sangat diperlukan masyarakat untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib.

Pengertian Norma-Norma Sosial

Norma-norma yang mengatur masyarakat umumnya ada yang bersifat formal (resmi) dan ada yang bersifat nonformal (tidak resmi).
  1. Norma-norma yang bersifat formal (resmi) dapat berupa aturan-aturan tertulis yang berasal dari lembaga atau institusi resmi, seperti Surat Keputusan (SK), Peraturan Daera (Perda), Peraturan Pemerintah (PP), Undang-Undang (UU), dan sebagainya yang bersumber dari negara.
  2. Norma-norma yang bersifat nonformal (tidak resmi) merupakan aturan-aturan tidak tertulis yang diakui keberadaannya oleh masyarakat. Aturan-aturan tersebut dihormati dan dilaksanakan dengan sepenuh hati. Contohnya, Adat istiadat, Aturan dalam keluarga dan lain-lain.

Macam-macam Norma Berdasarkan Kekuatan Mengikatnya

Berdasarkan kekuatan mengikatnya, norma-norma dibedakan atas empat, yaitu :
  1. Cara (usage)
  2. Kebiasaan (folkways)
  3. Tata Kelakuan (mores)
  4. Adat Istiadat (custom)

1. Cara (usage)

Cara adalah jenis perbuatan yang bersifat perorangan. Daya ikatnya lemah. Penyimpangan terhadap cara hukumannya tidak beratm], tetapi hanya berupa celaan.
Contonya, cara berpakaian, cara berdandan, cara makan, cara menelepon, dan sebagainya.

2. Kebiasaan (folkways)

Kebiasaan adalah perbuatan yang dilakukan berulang-ulang dengan pola yang sama dan tetap karena dianggap baik. 
Sanksi yang diberikan jika melanggar kebiasaan umunya masih tergolong ringan, yaitu berupa sindiran atau ejekan. Namun, dibandingkan dengan perlanggaran terhadap cara (usage), sanksi terhadap kebiasaan umumnya lebih berat.

3. Tata Kelakuan (mores)

Tata kelakuan adalah perilaku yang ditetapkan oleh masyarakat sebagai perilaku yang baik dan diterima sebagai norma pengatur dan pengawas anggota-anggotanya. Sanksi terhadap tata kelakuan tergolong berat. Contonya, seorang pembantu rumah tangga melakukan perbuatan yang tidak pantas terhadap nyonya majikannya. Oleh karena perbuatannya itu, saat itu juga ia mungkin langsung diberhentikan/dipecat oleh majikannya.

4. Adat Istiadat (custom)

Adat istiadat adalah pola-pola perilaku yang diakui sebagai hal baik dan dijadikan sebagai hukum tidak tertulis dengan sanksiyang berat. Sanksi atau hukuman diberikan oleh orang yang paling mengetahui seluk-beluk adat, seperti pemimpin adat, pemangku adat, atau kepala suku. 


Demikianlah ulasan tentang Pengertian Norma-norma Sosial. Semoga bermanfaat!

Referensi:
Pendidikan Kewarganegaraan
SMP Kelas VII
Tim Abdi Guru

Sumber gambar:
Wikipedia: Norma Sosial

Pengertian Norma-Norma Sosial Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

1 komentar:

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.