Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Wednesday, March 25, 2015

Perubahan Pada Benda

Faktor Penyebab Perubahan Pada Benda

Ada 3 faktor perubahan benda yaitu pelapukan, perkaratan dan pembusukan

1. Pelapukan

Pelapukan adalah suatu perubahan benda menjadi bagian kecil-kecil atau hancur disebabkan oleh makhluk hidup atau lingkungan sekitarnya.
Pelapukan dapat terjadi pada batuan, kayu, dan biji-bijian.
Faktor penyebab pelapukan pada benda:

a. Serangga kecil, seperti rayap/ kutu
> Rayap membuat sarang dalam kayu dan membuat terowongan di dalamnya. Lubang / terowongan yang dibuat rayap mula-mula kecil tetapi lama-kelamaan menjadi besar.
> Kutu beras, biasanya terdapat pada beras yang dismpan terlalu lama dan di tempat yang terbuka. Kutu beras akan mengikis dan memakan beras yang lama-kelamaan beras akan hancur menjadi serbuk halus seperti tepuk.
> Jamur, lumut dan tanaman yang merambat tembok pagar yang ditumbuhi lumut dan taaman merambat. Lumut dan akar akan membuat lubang-lubang halus pada tembok. Lama-kelamaan tembok akan retak dan mengalami pelapukan batuan.
b. Faktor Fisika
Kelembabpan udara tinggi dapat menyebabkan kayu ditumbuhi jamur/bakteri sehingga pembusukan. Semakin lama kayu disimpan ditempat yang lembab semakin cepat pelapukan terjadi.

2. Perkaratan

Perkaratan adalah perubahan warna dan bentuk permukaan benda baru menjadi kusam kekuning-kuningan dan terasa kasar.
Perkaratan dapat terjadi pada logam seperti besi, baja atau seng.
Perkaratan disebabkan oleh air dan udara. Paku, kaleng dan seng yang terkena hujan dan embun lama-kelamaan akan berkarat. Hal ini juga dapat terjadi pada besi-besi kapan sering terkena air laut. Air yang mengandung garam tinggi dapat mempercepat proses perkaratan logam.

3. Pembusukan

Pembusukan adalah perubahan benda menjadi lembek dan berbau akibat lingkungan sekitar.
Pembususkan dapat terjadi pada makanan diantaranya seperti buah, nasi, daging dan lain-lain.
Pembusukan dapat disebabkan oleh lalat, bakteri dan suasana yang lembab atau berair.
Jamur dan bakteri dapat berkembang di tempat yang lembab sehingga dapat terjadi pembusukan dan beracun. Keracunan makanan dapat ditandai dengan kepala pusing mual-mual dan muntah-muntah.


Demikianlah penjelasan tentang Perubahan Pada Benda. Semoga bermanfaat!

Referensi:
Omegawati Hadi Wlgati, dkk. 2006. Ilmu Pnegetahuan Alam. Klaten: Intan Pariwara

Perubahan Pada Benda Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.