Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Friday, March 27, 2015

Sistem Saraf Pusat

Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang. Otak dilindungi oleh tengkorak. Sumsum tulang belakang dilindungi oleh ruas-ruas tulang belakang. Sistem saraf pusat tersebut dilindungi oleh selaput meninges. Meninges terdiri dari tiga lapisan (dari dalam ke luar), yaitu pia mater, araknoid, dan dura mater.
a. Pia mater
Pia mater merupakan selaput paling dalam yang menyelubungi permukaan otak dan sumsum tulang belakang. Lapisan pia mater banyak mengandung pembuluh darah. Pia mater berperan memberi oksigen dan zat makanan serta mengeluarkan sisa metabolisme.

b. Araknoid
Araknoid berupa selaput jaringan yang lembut. Araknoid terletak di antara pia mater dan dura mater.

c. Dura mater
Dura mater merupakan lapisan terluar yang padat dan keras serta meyatu dengan tengkorak.

Rongga antara lapisan araknoid dan pia mater berisi cairan serebrospinal. Cairan ini berfungsi sebagai bantalan bagi otak untuk melindungi otak terhadap benturan pada tengkorak.

1. Otak

Otak merupakan pusat saraf utama dan terletak di dalam rongga tengkorak. Volume otak orang dewasa sekitar 1.500 cm3. Pada waktu embrio, otak manusia dapat dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu otak depan, otak tengah dan otak belakang. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan manusia, otak pun berkembang. Otak depan berkembang dan membentuk otak besar (serebrum). Otak tengah berukuran kecil dan merupakan penghubung antara otak depan dengan otak belakang. Otak belakang terdiri dari otak kecil (serebelim) dan sumsum lanjutan. Pada orang dewasa, yang tampak adalah bagian otak besar, otak kecil, dan sumsum lanjutan. 

Sistem Saraf Pusat

a. Otak besar (serebrum)
Otak besar atau serebrum merupakan bagian dari otak manusia. Otak besar terdiri dari belahan kiri dan kanan. Belahan kiri mengatur dan melayani tubuh bagian kanan, sedangkan otak kanan mengatur dan melayani tubuh bagian kiri. Jika otak besar belahan kiri terganggu maka tubuh maka tubuh bagian kanan akan lumpuh. Demikian pula sebaliknya. Otak besar tersusun atas dua lapisan, yaitu lapisan luar (korteks) dan lapisan dalam.

> Lapisan luar (korteks) merupakan lapisan tipis berwarna abu-abu. Lapisan ini berisi badan sel saraf. Permukaan lapisan korteks berlipat-lipat, sehingga permukaannya menjadi lebih luas. Pada lapisan korteks terdapat berbagai macam pusat saraf.

> Lapisan dalam merupakan lapisan yang berwarna putih. Lapisan dalam banyak mengandung serabut saraf. yaitu dendrit dan neurit.

Otak besar merupakan pusat saraf utama yang mengendalikan kegiatan tubuh. Fungsi otak besar antara lain:
> Sebagai pusat kesadaran dan pengendalian kesadaran, misalnya untuk bergerak, mendengar, membau, dan bereaksi.
> Sebagai pusat ingatan (memori).

b. Otak kecil (serebelum)
Otak kecil terdiri atas belahan kanan dan kiri. Kedua belahan itu dihubungkan oleh Jembatan Varol yang terletak di bagian depan otak kecil.
Otak kecil berfungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh dan mengkoordinasikan otot-otot sebagai alat gerak. Benturan pada otak kecil, misalnya terkena pukulan dapat mengganggu keseimbangan tubuh seseorang.

c. Sumsum lanjutan (medula oblongata)
Sumsum lanjutan merupakan penghubung antara otak kecil dengan sumsum tulang belakang. Oleh karena itu, sumsum lanjutan disebut juga sumsum penghubung. Sumsum lanjutan terletak di bagian bawah otak besar, di depan otak kecil. Bagian luar sumsum lanjutan berwarna putih yang berisi dendrit dan neurit. Bagian dalam berwarna abu-abu dan mengandung sel saraf. 
Fungsi sumsum lanjutan adalah mengatur denyut jantung, kecepatan pernafasan, suhu tubuh, tekanan darah dan kegiatan tubuh lain yang tidak disadari.


2. Sumsum Tulang Belakang (Sumsum Spinal)

Sumsum tulang belakang terletak di dalam rongga ruas-ruas tulang belakang. Sumsum tulang belakang memanjang mulai dari ruas tulang leher sampai dengan tulang pinggang yang kedua. Susunan sumsum tulang belakang sama seperti susunan sumsum lanjutan, yakni tersusun atas dua lapisan. Lapisan luar berwarna berwarna putih berisi dendrit dan neurit, sedangkan lapisan dalam berwarna abu-abu dan mengandung banyak sel saraf.

Dibagian dalam sumsum tulang belakang terdapat bagian yang berbentuk seperti sayap kupu-kupu mengarah ke depan dan ke belakang. Bagian sayap depan disebut akar ventral, dan bagian sayap belakang disebut akar dorsal. Akar ventral banyak mengandung sel saraf motor, sedangkan akar dorsal banyak mengandung sel saraf sensori. Sel saraf sensori dan sel saraf motor dihubungkan oleh saraf konektor.
Sumsum tulang belakang berfungsi sebagai berikut:
a. Pusat gerak refleks.
b. Penghantar impuls sensori dari alat indra ke otak.
c. Penghantar impuls motor dari otak ke otot tubuh.


Demikanlah Medrec07 menjelaskan tentang Sistem Saraf Pusat. Semoga bermanfaat!

Referensi:
Istamar Syamsuri, dkk. 2006 IPA Biologi SMP Kelas IX

Sumber gambar:
Flickr: Brain

Sistem Saraf Pusat Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.