Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Monday, March 23, 2015

Tata Surya

Pengertian Tata Surya

Tata surya adalah matahari beserta susunan benda-benda langit yang secara langsung dan tidak langsung beredar mengelilingi matahari.
Teori yang berkaitan dengan tata surya antara lain:

1. Teori Geosentris
Teori ini bahwa "bumi sebagai tempat manusia adalah pusat dari jagat raya dan matahari, bulan, planet lain dan bintang bergerak mengelilingi bumi.
Pencetus teori ini adalah Aristoteles dan Ptolomeus.

2. Teori Heliosentris
Teori ini menyatakan bahwa matahari adalah pusat jagat raya. 
Pencetusnya adalah Nicolaus Copernicus dan Galileo Galilie.

Tata surya terdiri dari:
1. Matahari 
2. Planet
3. Komet
4. Asteroid
5. Meteroid
6. Satelit

1. Matahari Sebagai Pusat Tata Surya

Matahari merupakan sebuah bintang yang paling dekat dengan bumi. Bintang merupakan benda langit yang dapat menghasilkan cahaya sendiri. Oleh karena itu letaknya yang dekat dengan bumi, Cahaya matahari tampak lebih terang dan ukurannya tampak lebih besar dibandingkan dengan berjuta-juta bintang lainnya. Matahari memancarkan cahaya yang panasnya kerena pada inti matahari terjadi reaksi fusi yang menghasilkan energi yang sangat besar. Suhu inti kurang lebih 15 juta Celcius dan suhu di permukaan kurang lebih 6.000 Celcius. Panas yang dipancarkan matahari merupakan sumber energi utama bumi. Jika dibandingkan dengan bumi, ukuran matahari sangat besar. Matahari bentuknya menyerupai bola gas dengan diameter kurang lebih 1,4 juta kilometer. Volume matahari hampir 1 juta kali volume bumi. Dengan ukuran matahari yang sangat besar. Hal ini yang menyebabkan planet-planet dan benda langit lainnya selalu beredar mengelilingi matahari.

Tata Surya


Lapisan-lapisan matahari:
1. Inti matahari, suhu dapat mencapai 15 juta Celcius
2. Fotosfer, suhunya mencapai 6000 Celcius
3. Kromosfer, Berwarna kemerahan dan berasal dari hidrogen yang berpijar
4. Korona, merupakan lapisan terluar dari matahari yang dapat terlihat saat gerhana matahari total

2. Planet

Planet merupakan benda langit yang selalu berputar pada orbitnya dalam mengelilingi matahari sebagai pusatnya. Planet berputar pada masing-masing garis edarnya. Gari edar planet tersebut adalah orbit. Sampel saat planet yang ditemukan dalam tata surya ada delapan buah planet, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Neptunus, dan Uranus.

Berdasarkan letak planet terhadap bumi, planet dikelompokkan menjadi 2, yaitu:
1. Planet dalam terdiri dari Merkurius dan Venus karena kedua planet ini berada di dalam orbit bumi.
2. Planet luar terdiri dari Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus berada di luar orbit bumi.

a. Merkurius
Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan matahari dengan jarak kurang lebih 58 juta kilometer. Karena jaraknya yang dekat dengan matahari serta tidak memiliki atmosfer, suhu permukaan Merkurius pada siang hari kurang lebih 340 Celcius, sedangkan pada malam hari turun hingga minus 200 Celcius. Pada permukaan Merkurius banyak terdapat kawah. Merkurius mendapat julukan bintang fajar atau bintang senja karena kadang-kadang terlihat menjelang matahari terbit atau beberapa saat setelah matahari terbenam.

b. Venus
Venus adalah planet kedua dari matahari. Jarak Venus dari matahari kuranng lebih 108 juta Km. Planet Venus merupakan planet terdekat dengan bumi. Oleh karena itu, Veus tampak paling jelas dari bumi. Pada pagi hari, Venus terlihat seperti bintang di ufuk timur, sehingga banyak orang menyebutnya Bintang Timur, Bintang Barat, Bintang Malam, Bintang Pagi atau Bintang Kejora.

c. Bumi
Bumi merupakan planet ketiga pada tata surya dengan jarak dari matahari kurang lebih 150 juta km. Bumi yang kita tempati ini memiliki faktor-faktor pendukung bagi kehidupan makhluk hidup sebagai berikut:
  • Bumi cukup menerima sinar matahari sehingga suhu permukaan bumi berkisar 22 Celcius
  • Bumi mempunyai atmosfer yang mengandung oksigen. Atmosfer ini melindungi bumi dari benda langit lainnya. Selain itu, atmosfer yang menyelimuti bumi berperan menahan panas dan cahaya matahari yang berlebihan dan membahayakan, seperti sinar ultra violet
  • Permukaan bumi terdiri dari daratan dan perairan.
d. Mars
Planet keempat ini berukuran kecil, diameternya hanya berukuran kurang lebih 6.800 km. Atmosfer yang menyelimuti Mars sangat tipis sehingga permukaan Mars dapat diamati dari bumi dengan menggunakan teropong. Mars adalah planet berwarna merah. Permukaan Mars berupa ribuan kawah, lembah-lembah besar dan gunung berapi. Planet Mars memiliki dua satelit yaitu Phobos dan Deimos.

e. Yupiter
Yupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya. Diameternya 11 kali diameter bumi atau sekitar 141.700 km. Yupiter memiliki 17 satelit, dan tersusun atas gas, terutama hidrogen dan helium.

f. Saturnus
Saturnus merupakan planet terbesar kedua setelah Jupiter dengan diameter 10 kali diameter bumi. Keistimewaan planet ini yaitu memilik cincin yang mengelilinginya. Cincin ini diperkirakan terdiri atas debu halus, kerikil dan butir-butir es. Cincin Saturnus sangat sangat tipis tebalnya sekitar 10-1000 m dan lebar nya sekitar 275.000 km. Saturnus memiliki 22 satelit. Satelit terbesar adalah Titan.

g. Uranus
Uranus merupakan planet ketiga terbesar setelah Jupiter dan Saturnus. Diameter Uranus hampir empat kali diameter bumi atau kurang lebih 50.800 km, karena jaraknya yang sangat jauh dari bumi serta atmosfernya sangat tebal. Uranus sangat sulit diamati dari Bumi. Uranus dikelilingi lima buah satelit dan yang paling besar adalah Titania.

h. Neptunus
Neptunus pertama kali ditemukan pada tahun 1846 oleh observatorium Berlin. Planet ini tampak seperti kembaran Uranus karena ukurannya yang hampir sama. Neptunus berdiameter kurang lebih 48.600 km. Suhu permukaannya lebih dingin daripada Uranus yaitu sekitar 200 Celcius. Neptunus memilik dua buah satelit, yaitu Triton dan Nereid. Triton adalah satelit terbesar.

3. Benda-Benda Langit

a. Komet
Komet merupakan benda terbesar dalam tata surya. Ukurannya dapat melebihi 10 mil dan mempunyai ekor bercahaya yang panjangnya jutaan mil sampai angkasa. Komet sering disebut bintang berekor. Ekor komet selalu menjauhi matahari. Pada saat mendekati matahari ekornya kelihatan makin panjang. Komet mengandung campuran gas-gas beku dan beku. Edmund Hailey (1656-1742) adalah seorang astronom Inggris. Dia menemukan beberapa komet muncul secara teratur. Tahun 1705 dia membuktikan bahwa komet yang sekarang disebut komet Hailey kembali setiap 75 atau 76 tahun sekali.

b. Asteroid 
Asteroid merupakan bagian dari sistem tata surya yang terletak di antara planet Mars dan Yupiter. Asteroid merupakan kumpulan batuan yang ukurannya berbeda-beda beredar mengelilingi matahari. Asteroid sering juga disebut dengan planet kecil.

c. Meteroid
Meteroid adalah benda langit yang berukuran kecil, beredar mengelilingi matahari dalam lintasan yang tidak tetap. Meteroid dapat jatuh ke bumi melewati atmosfer karena adanya gravitasi bumi. Pada saat ke atmosfer bumi dengan kecepatan tinggi, terjadi gesekan dengan udara sehingga meteroid jatuh. Meteroid yang jatuh ke bumi disebut meteor.


Demikianlah penjelasan tentang Tata Surya. Semoga bermanfaat!

Referensi:
Sulisyanto, Heri, Edy, Wiyono. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Sumber gambar:
Pixabay: Tata Surya

Tata Surya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.