Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Saturday, April 4, 2015

Pengertian Pelapukan dan Erosi

Pengertian Pelapukan dan Erosi. Litosfer merupakan kulit atau kerak bumi yang terdiri atas berbagai jenis batuan. Di dalam litosfer terjadi berbagai proses yang dapat berdampak terhadap kesehatan dan lingkungan. Proses-proses yang terjadi pada litosfer antara lain sebagai berikut:

Pengertian Pelapukan

Pelapukan adalah peristiwa rusak atau hancurnya batuan yang asalnya berupa gumpalan besar menjadi butiran-butiran kecil bahkan halus. Pelapukan batuan merupakan proses awal pembentukan tanah.
Berdasarkan penyebabnya pelapukan dibedakan menjadi tiga, yaitu pelapukan mekanis, pelapukan kimiawi dan pelapukan organis.

1. Pelapukan mekanis

pada pelapukan mekanis batuan mengalami penghancuran akibat gejala fisika, tanpa ada perubahan kimia pada hasil pelapukan. Gejala fisika yang dapat menyebabkan pelapukan mekanis antara lain:
a. Pembekuan air dalam batuan
b. Pemuaian
c. Perubahan suhu
d. Tekanan

2. Pelapukan kimiawi

Pelapukan kimiawi ini terjadi karena adanya reaksi kimia antara batuan dengan zat lain. Perubahan kimiawi menyebabkan susunan kimia hasil pelapukan berbeda dengan batuan semula. Zat yang bereaksi dengan batuan ada yang berasal dari air dan ada pula yang berasal dari udara. Berikut ini adalah beberapa pelapukan kimiawi yang dialami batuan.
a. Perubahan pirit (besi sulfida) menjadi besi sulfat akibat pengaruh uap air (udara lembap) dan oksigen di udara.
b. Perubahan feldspar menjadi kaolin.
c. Pembentukan batuan gipsum.
d. Pembentukan limonit.
e. Kalium karbonat (kapur) serta natrium karbonat dapat hancur karena air.

3. Pelapukan organik

Pelapukan ini disebabkan oleh makhluk hidup. Pada pelapukan organik umumnya batuan tidak mengalami perubahan susunan kimia. Makhluk hidup dapat menghasilkan tenaga mekanis yang menghancurkan batuan. Beberapa contoh pelapukan organik adalah sebagai berikut:
a. Akar tanaman dapat menerobos batuan dan menghancurkannya.
b. Bakteri dapat menghancurkan batuan.
c. Lumut dan cendawan dapat menghancurkan batuan.
d. Hewan dan manusia dpaat menghancurkan batuan.

Pengaruh Pelapukan

Pelapukan dapat bersifat menguntungkan (dampak positif) atau merugikan (dampak negatif). Adapun pengaruh negatif dari pelapukan adlaah sebagai berikut:
a. Dapat merusak tulisan pada patung atau nisan.
b. Dapat merusak tembok akibat pelapukan biologi.
c. Dapat menghambat aliran air pada ketel uap pembangkit.

Pengaruh positif dar pelapukan antara lain sebagai berikut:
a. Pelapukan dapat membentuk tanah. Tanah sangat dibutuhkan tumbuhan sebagai media tumbuh..
b. Hasil pelapukan dibawa oleh air sungai ke laut yang mengakibatkan air laut bergaram.
c. Beberapa biji logam seperti aluminium dan tembaga dikonsentrasikan dalam bentuk pelapukan.
d. Banyak batuan yang melapuk membentuk tekstur yang  menarik sehingga dapat dijadikan tempat wisata.

Erosi

Pengertian Pelapukan dan Erosi

Erosi merupakan proses pengikisan bahan penyusun batuan serta tanah di permukaan bumi, yang diakibatkan oleh aliran aor, angin, gelombang pantai, dan gletser. Akibat adanya erosi, tanah menjadi gersang (tidak subur). Hal ini terjadi karena mineral-mineral yang merupakan penyubur tanah hilang. Erosi tidak terjadi apabila kita peduli terhadap lingkungan, hal-hal yang dapat mencegah terjadinya erosi antara lain dengan cara pembuatan sengkedan, selimut hijau dan menghindari penebangan hutan secara liar.

Demikianlah Pengertian Pelapukan dan Erosi. Semoga bermanfaat!

Referensi:
Sakti untuk SMP Kelas IX. IPA

Sumber gambar:
Pixabay: Erosi

Pengertian Pelapukan dan Erosi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.