Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Saturday, April 4, 2015

Sistem Gerak Manusia

Sistem gerak pada manusia tersusun dari rangka dan otot. Otot disebut alat gerak aktif, sedangkan rangka disebut alat gerak pasif karena rangka hanya dapat digerakkan oleh otot.

Rangka (skelet) merupakan rangkaian tulang yang mendukung dan melindungi organ tubuh yang lunak.
Fungsi rangka antra lain:
1. Memberikan bentuk tubuh dan menegakkan berdirinya tubuh.
2. Melindungi organ yang rusak.
3. Alat gerak pasif.
4. Tempat melekatnya otot.
5. Tempat pembentukan sumsum.

Sistem Gerak Manusia

Berdasarkan bentuknya tulang dibedakan menjadi:


  • Tulang panjang (pipa), terdapat pada lengan atas, tulang paha, tulang betis dan ruas tulang jari. Di dalam rongga tulang pipa berisi sumsum merah.
  • Tulang pendek, terdapat pada ruas-ruas tulang belakang, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki. Di dalamnya terdapat sumsum merah yang berfungsi sebagai tempat pembuatan sel darah merah dan sel darah putih.
  • Tulang pipih, terdapatpada tulang rusuk, tulang dada, tulang tempurung kepala, tulang belikat, dan tulang panggul.
  • Tulang yang bentuknya beraturan, terdapat pada tulang wajah dan ruas-ruas tulang belakang.

Berdasarkan komponen penyusunnya, tulang dibedakan menjadi dua yaitu:

  • Tulang keras, mengandung osteoblas yang menghasilkan zat pengikat di sekitar sel-sel tulang.
  • Tulang rawan, terdiri atas sel-sel tulang rawan, bersifat lentur dan elastis, banyak mengandung zat perekat atau kondroblast, dan sedikit zat kapur.
Persendian adalah tempat perhubungan antara tulang-tulang penyusun rangka tubuh. Secara fungsional, sendi dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sendi mati (sinartrosis), sendi kaku (amphiartrosis), dan sendi gerak (diartrosis).

Sendi gerak dibedakan menjadi empat macam, antara lain:
  • Sendi peluru, merupakan hubungan antara dua tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan ke segala arah. Misalnya persendian antara gelang panggul dengan tulang paha serta antara gelang bahu dengan tulang lengan atas.
  • Sendi engsel, memungkinkan pergerakan ke satu arah seperti gerakan pintu dan jendela. Misalnya sendi pada siku dan lutut.
  • Sendi pelana, yaitu persendian yang memungkinkan tulang yang satu bergerak kedua arah, misalnya ke depan dan ke belakang atau ke kiri dan ke kanan. Contohnya persendian antara tulang ibu jari dan tulang telapak tangan.
  • Sendi putar, yaitu persendian yang memungkinkan tulang yang satu berputar mengitari tulang lainnya. Misalnya persendian antara tulang pengumpil dan tulang hastaserta antara tulang betis dan tulang kering.
Otot merupakan alat gerak aktif yang bersifat elastis, dapat diregangkan, dapat dirangsang dan berkontraksi.
Berdasarkan lokasi otot, dan kontrol dari saraf, otot dibagi menjadi tiga macam yaitu:
  • Otot polos, terletak pada organ-organ dalam, geraknya lamban dan bekerja tidak dipengaruhi sistem otak sadar sehingga otot polos sering disebut otot tidak sadar.
  • Otot lurik, disebut juga otot rangka karena melekat pada rangka. Otot lurik bekerja secara sadar atau di bawah perintah otak dan kontraksi yang terus-menerus menimbulkan kelelahan.
  • Otot jantung, memiliki sifat seperti otot polos, terletak pada jantung dan strukturnya menyerupai otot lurik. Otot jantung termasuk otot tidak sadar dan dapat bekerja terus-menerus.
Berdasarkan cara kerjanya, otot dibedakan menjadi otot sinergis, yaitu otot-otot yang saling mendukung dan otot antagonis, yaitu otot-otot yang bekerja secara berlawanan.

Demikianlah penjelasan tentang Sistem Gerak Manusia. Semoga bermanfaat!

Sistem Gerak Manusia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.