Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Saturday, April 4, 2015

Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem Perederan darah manusia merupakan peredaran darah tertutup dan ganda (rangkap). Peredaran darah tertutup artinya dalam peredarannya darah selalu mengalir di dalam pembuluh darah. Peredaran darah ganda artinya dalam satu kali beredar, darah melalui jantung sebanyak dua kali sehingga terdapat peredaran darah besar dan peredaran darah kecil.

  • Peredaran darah kecil, yaitu peredaran darah yang dimulai dari jantung menuju ke paru-paru, kemudian kembali ke jantung.
  • Peredaran darah besar, yaitu peredaran darah dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh, kemudian kembali ke serambi kanan jantung.

Alat peredaran darah manusia berupa jantung dan pembuluh darah.
  • Pembuluh darah terdiri atas pembuluh balik (vena), pembuluh nadi (arteri), dan kapiler vena ataupun kapiler arteri.
  • Jantung terdiri atas empat ruangan, yaitu dua rongga atas yang disebut dengan serambi (atrium) kanan dan kiri serta dua rongga bawah yang disebut bilik (ventrikel) kanan dan bilik kiri.

Darah manusia berwarna merah karena mengandung hemoglobin, tetapi tingkat warna merahnya bergantung pada kadar oksigen dan karbondioksida. Darah terdiri atas dua bagian, yaitu bagian darah yang cair disebut plasma dan bagian darah yang padat terdiri atas sel-sel darah.

Sel-sel darah terdiri atas sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan keping darah (trombosit).
  • Eritrosit berfungsi untuk mengangkut hemoglobin yang berperan sebagai pembawa oksigen dan karbon dioksida.
  • Leukosit berfungsi dalam sistem pertahanan tubuh dan kekebalan, yaitu membunuh dan memakan mikroorganisme dan zat asing yang masuk ke dalam tubuh.
  • Trombosit berperan dalam pembekuan darah ketika terjadi luka. Apabila terjadi terluka, darah akan keluar dari pembuluh darah dan menyebabkan trombosit pecah.
    • Trombosit yang pecah akan menghasilkan enzim trombokinase atau tromboplastin.
    • Trombokinasae berfungsi untuk mengubah protombin dalam plasma darah menjadi trombin dengan bantuan ion Ca2+ dan vitamin K.
    • Trombin akan mengubah fibrinogen dalam plasma menjadi benang-benang fibrin, yaitu benang-benang halus yang dapat menghentikan pendarahan dan menutup luka.
Kelainan pada sistem peredaran darah antara lain:
  • Anemia, merupakan keadaan tubuh yang kekurangan hemoglobin atau sel darah merah.
  • Serangan jantung, ditandai dengan sakit pada bagian dada melebihi tekanan normal.
  • Varises, yaitu pelebaran pemuluh vena terutama pada bagian kaki.
  • Tekanan darah rendah (hipotensi), yaitu keadaan tekanan darah di bawah normal.
  • Hemofilia adalah penyakit genetik dengan gejala darah sukar membeku.
  • Thalasemia ditandai dengan ketidakteraturan bentuk eritrosit sehingga menurunkan kemampuan mengikat oksigen.
Demikianlah penjelasan tentang Sistem Peredaran Darah. Semoga bermanfaat!

Sistem Peredaran Darah Manusia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.