Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Monday, April 6, 2015

Zat Adiktif dan Psikotropika

Zat adiktif dan psikotropika sekarang sudah merajalela apalagi di kalangan remaja, perlu bimbingan yang dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya agar tidak terjerumus obat-obatan terlarang seperti zat adiktif dan psikotropika. Berikut pengertian zat adiktif dan psikotropika:

1. Zat adiktif adalah bahan-bahan alamiah, semi sintesis maupun sintesis yang dapat menimbulkan ketagihan dan ketergantungan bagi pemakainnya.

2. Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetik yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan prilaku.

Contoh zat adiktif dan psikotropika

Zat adiktif dan psikotropika banyak terdapat di sekitar kita adalah rokok, minuman beralkohol, dan narkoba. Beberapa jenis narkoba yang banyak di salah gunakan adalah heroin, morfin, kodein, kokain, ganja, putaw, ekstasi dan shabu-shabu.

Zat Adiktif dan Psikotropika

Ciri-ciri korban ketergantungan zat adiktif dan psikotropika:

  • Mengalami gangguan pada sistem saraf (neurologist), antara lain kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, dan kerusakan saraf tepi.
  • Mengalami gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler), antara lain infeksi akut otot jantung dan gangguan peredaran darah.
  • Mengalami gangguan pada kulit (dermatologis), antara lain penahanan (abses), alergi, dan eksim.
  • Mengalami gangguan pada paru-paru (pulmoner), antara lain penekanan fungsi pernafasan, kesukaran bernafas, dan pengerasan jaringan paru-paru.
  • Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati, dan sulit tidur.
  • Mengalami gangguan kesehatan reproduksi, yaitu pada endokrin, seperti penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progeteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual.
  • Pada remaja perempuan, mengalami perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid).
Penanggulangan penyalahgunaan narkoba dapat dapat dilakukan dengan cara promotif (pembinaan), preventi (pencegahan), kuratif (pengobatan), rehabilitas (pemulihan), dan represif (pemindahan).


Demmikianlah penjelasan tentang Zat adiktif dan psikotropika. Semoga bermanfaat!

Zat Adiktif dan Psikotropika Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.