Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Sunday, August 30, 2015

Pengertian dan Sifat Dasar Seni

Pengertian Seni selalu berkembang dari masa ke masa sejalan dengan perkembangan pandangan manusia terhadap seni. Konsep, proses, dan bentuk seni sangat beragam dan terus berkembang seiring dengan kebutuhan manusia. Berikut ini beberapa pengertian seni yang dikemukakan oelh filsuf, para ahli seni, pakar pendidikan, dan pakar kebudayaan.

  1. Plato, seorang filsuf Yunani yang hidup pada tahun 428 - 348 SM, menyatakan bahwa seni adalah hasil tiruan alam (ars imitator naturam). Pandangan mengenai seni sebagai imitasi ini berlangsung dominan sampai abad ke- 19.
  2. Benedetto Croce, seorang filsuf Itali yang hidup pada tahun 1866 - 1952, menyatakan bahwa seni adalah ungkapan kesan - kesan (art is expression of impressions).
  3. Leo Tolstoy, seorang sastrawan Rusia terkemuka yang hidup pada tahun 1828 - 1910, menyatakan bahwa seni adalah aktivitas manusia yang menghasilkan sesuatu yang indah.
  4. Susanne K. Langer, seorang filsuf seni dari Amerika, menyatakan bahwa seni dapat diartikan sebagai kegiatan menciptakan bentuk - bentuk yang dapat dimengerti atau dipersepsi yang mengungkapkan perasaan manusia.
  5. S. Sudjojono, salah seorang pelukis terkemuka Indonesia menyatakan seni adalah jiwa tampak.
  6. Ki Hajar Dewantara, seorang tokoh pendidikan nasional berpendapat bahwa seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dari perasaannya yang hidup dan bersifat indah, hingga dapat menggerakkan jiwa perasaan manusia.
Pengertian dan Sifat Dasar Seni

Berdasarkan pengertian seni tersebut, dapat disimpulkan bahwa seni merupakan sarana komunikasi perasaan dan pengalaman batin seorang kepada kelompok masyarakatnya dalam rangka memenuhi kebutuhan pribadinya. Selain itu dapat disimpulkan bahwa seni terdapat aspek - aspek sebagai berikut.
  • Aspek manusia sebagai creator (pembuat) dan appreciator (pemikat).
  • Aspek karya yang dikreasikan beserta gagasan yang ada di dalamnya.
  • Aspek komunikasi.

Sifat Dasar Seni

Untuk memenuhi apa dan bagaimana seni itu, terlebih dahulu harus ditelaah sifat - sifat dasar yang terkandung dalam seni, yaitu sebagai berikut.

a. Seni bersifat kreatif

Sifat kreatif dalam seni tercemin pada penciptaan hal - hal baru yang tidak dikenal sebelumnya. Dorongan kreatif dengan menciptakan karya baru yang menghadirkan realitas baru merupakan tujuan para seniman.

b. Seni bercorak individualistis

Seni dihasilkan oleh seorang seniman dan karyanya bersifat individualistis. 
Misalnya, lukisan S. Sudjojono atau Hendra Gunawan  yang mampu menunjukkan ciri pribadinya.

c. Seni bersifat ekspresif

Emosi yang berasal dari pengalaman hidup seorang seniman terpancar pada karyanya. Getaran yang dirasakan apresiator saat menikmati sebuah karya seni merupakan ungkapan emosi. Artinya, seni menyangkut ekspresi perasaa kreator dan apresiatornya.

d. Seni bersifat abadi

Karya seni yang dibuat bersifat abadi meskipun penciptannya sudah meninggal. Dengan demikian, jika karya seni rusak atau hancur, nilai keabadiannya tetap terjaga.

e. Seni bersifat semesta (Universal)

Seni hadir berbagai bentuk dalam masyarakat apapun sepanjang zaman. Manusia primitif yang terbelakang pun mampu mengembangkan seni sebagai bahasa komunikasi antarsesamanya.


Demikianlah penjelasan tentang Pengertian dan Sifat Dasar Seni. Semoga bermanfaat!

Pengertian dan Sifat Dasar Seni Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.