Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Sunday, August 30, 2015

Sejarah Penemuan Virus Beserta Ciri - Cirinya

Penemuan tentang objek - objek berukuran sangat kecil dimulai sejak ditemukannya mikroskop oleh seorang berkebangsaan Belanda bernama Antony van Leeuwenhoek (1632-1723). Berkat penemuan mikroskop tersebut, berbagai penelitian tentang virus mulai berkembang. Berbagai penelitian itu kemudian berkembang semakin pesat sejalan dengan perkembangan mikroskop.
Perkembangan mikroskop ini mendorong berbagai penemuan di bidang biologi, seperti penemuan sel, bakteri, dan partikel mikroskop lainnya.
Penemuan virus melalui perjalanan panjang dan melibatkan penelitian dari banyak ilmuwan. Sejarah penemuan virus dimulai pada tahun 1882 dengan adanya penyakit yang menimbulkan bintik kekuningan pada daun tembakau. Seorang ilmuwan bernama Adolf Mayer mendapatkan bahwa penyakit itu menulari tanaman tembakau lain. Mayer melakukan percobaan dengan menyemprotkan getah tanaman yang sakit pada tanaman sehat, ternyata tanaman sehat menjadi tertular.

Sejarah Penemuan Virus Beserta Ciri - Cirinya

Percobaan itu diulang oleh ilmuwan Rusia, Dmitri Ivanovski. Pada saat itu, lembaga Pasteur di Paris telah berhasil menemukan filter (saringan) yang dapat menyaring bakteri. Ivanovski menyaring getah tanaman tembakau yang sakit dengan penyaring bakteri. Hasil penyaringan kemudian dioleskan pada tanaman sehat. Tanaman sehat tersebut menjadi tertular. Ivanovski menyimpulkan bahwa partikel yang menyerang tembakau tersebut adalah bakteri patogen yang berukuran sangat kecil atau zat kimia yang diproduksi oleh bakteri tersebut, yang lolos dari penyaringan bakteri.
Seterusnya pada tahun 1897, Martinus Beijerinck, ahli mikrobilogi Belanda menemukan fakta bahwa partikel mikroskopis penyerang tembakau dapat berproduksi pada tanaman tembakau.
Pada tahun 1935, seorang ilmuwan Amerika, Wendell Stanley, berhasil mengkristalkan partikel yang menyerang tembakau tersebut.

Ciri - Ciri Virus

Jika dibandingkan dengan makhluk hidup, virus mempunyai ciri tersendiri. Salah satu ciri virus mirip dengan organise parasit obligat, yaitu hanya dapat berkembang biak dalam sel hidup. Akan tetapi, berbeda dengan organisme parasit, virus hanya memerlukan asam nukleat untuk berproduksi dan tidak melakukan aktivitas metabolisme di dalam tubuhnya. Ciri - ciri virus lainnya adalah virus tidak bergerak. tidak membelah diri, tidak dapat diendapkan dengan sentrifugasi biasa dan dapat dikristalkan.

Berikut ini adalah struktur virus secara umum.

  1. Virus bersifat aseluler (tidak mempunyai sel)
  2. Virus berukuran jauh lebih kecil dari pada bakteri, yakni berkisar antara 20 milimikron-300 milimikron (1 mikron = 1000 milimikron). Untuk mengamatinya diperlukan mikroskop elektron yang pembesarannya dapat mencapai 50.000x
  3. Virus hanya memiliki salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA)
  4. Virus umumnya berupa hablur (kristal). 
  5. Bentuk virus bervariasi. Ada virus berbentuk oval, silinder, polihedral, dan kompleks. Bentuk virus yang kompleks terdiri atas kepala yang berbentuk polihedral, ekor yang berbentuk silinder, dan serabut ekor. Virus berbentuk kompleks misalnya bakterifag, yaitu jenis virus yang menginfeksi bakteri.
  6. Tubuh virus terutama tersusun atas asam nukleat yang diselubungi oleh protein yang disebut kapsid. kapsid adalah selubung yang berupa protein. Kapsid terdiri atas bagian yang disebut kapsomer.
Demikianlah penjelasan tentang Sejarah Penemuan Virus Beserta Ciri - Cirinya. Semoga bermanfaat!

Sejarah Penemuan Virus Beserta Ciri - Cirinya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.