Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Sunday, October 4, 2015

Teori Terjadinya Tata Surya

Teori Terjadinya Tata Surya - Tata surya atau sistem matahari adalah suatu sistem di jagat raya yang terdiri atas matahari sebagai pusatnya dan planet-planet (termasuk bumi), satelit-satelit alam (misalnya bulan), asteroi, komet, dan meteor yang beredar mengelilingi pusatnya, yaitu matahari pada orbit atau garis edarnya masing-masing.
Berdasarkan pengertian teersebut, dapatlah diduga bahwa bintang-bintang yang lainnya pun kemungkinan besar mempunyai sistem seperti tata surya. Dalam arti lain bukan tidak mungkin setiap bintang mempunyai sistem bintang seperti matahari karena matahari hanya merupakan satu dan miliaran bintang yang ada di jagat raya.

Teori Terjadinya Tata Surya

Teori Terjadinya Tata Surya

a. Teori Nebula (Kant dan Laplace)

Teori Nebula pertama kali dikemukakan oleh seorang filsuf berkebangsaan Jerman bernama Immanuel Kant yang hidup antara 1724-1804. Menurut Kant, tata surya berasal dari Nebula, yaitu gas atau kabut tipis yang sangat luas dan bersuhu tinggi yang berputar sangat lambat. Perputaran yang lambat itu menyebabkan terbentuknya konsentrasi materi yang mempunyai berat jenis tinggi yang disebut inti massa di beberapa tempat yang berbeda. Inti massas yang tersebar terbentuk di sekitarnya. Oleh karena terjadinya proses pendinginan, inti-inti massa yang lebih kecil berubah menjadi planet-planet. sedangkan yang paling besar masih tetap dalam keadaan pijar dan bersuhu tinggi yang disebut matahari.
Teori Nebula lainnya dikemukakan oleh seorang astronom berkebangsaan Prancis yangbernama Pierre Simon Laplace, tata surya berasal dari bola gas yang bersuhu tinggi dan berputar sangat cepat. Oleh karena perputaran yang sangat cepat, terlepaslah bagian-bagian dari bola gas tersebut dalam ukuran dan jangka waktu yang berbeda-beda. Bagian-bagian yang terlepas tersebut berputar dan akhirnya mendingin membentuk planet-planet, sedangkan  bola gas asal dinamakan matahari.

b. Teori Planetesimal (Moulton dan Chamberlain)

Moulton dan Chamberlain (1900) berpendapat bahwa tata surya berasal dari adanya bahan-bahan padat kecil yang disebut planetesimal yang mengelilingi inti yang berwujud gas bersuhu tinggi. Gabungan dari bahan-bahan padat kecil tersebut kemudian membentuk planet-planet, sedangkan ini massa yang bersifat gas dan bersuhu tinggi membentuk matahari.

c. Teori Pasang Surut (Jeans dan Jeffreys)

Astronom Jeans dan Jeffreys (1917) mengemukakan pendapat bahwa tata surya pada awalnya hanya matahari saja tanpa mempunyai anggota. Planet-planet dan anggota lainnya terbentuk karena adanya bagian dari matahari yang tertarik dan terlepas oleh pengaruh gravitasi bintang yang melintas ke dekat matahari. Bagian yang terlepas tersebut berbentuk seperti cerutu panjang (bagian tengah besar dan kedua ujungnya mengecil) yang terus berputar mengelilingi matahri sehingga lama-kelamaan mendingin membentuk bulatan-bulatan yang disebut planet.

d. Teori Bintang Kembar (Lyttleton)

Teori Bintang Kembar dikemukakan oleh seorang astronom Inggris yang bernama Lyttleton (1930). Teori ini menyatakan bahwa pada awalnya matahari merupakan bintang kembar yang satu dengan lainnya saling mengelilingi. Pada suatu masa, melintas bintang lainnya dan menabrak salah satu bintang kembar tersebut dan menghancurkannya menjadi bagian-bagian kecil yang terus berputar dan mendingin menjadi planet-planet yang menglilingi bintang yang tidak hancur, yaitu matahari.

d. Teori Awan Debu (Weizsaecker dan Kuiper)

Weizsaecker (1945) dan Kuiper (1950) berpendapat bahwa tata surya berasal dari awan yang sangat luas yang terdiri atas debu dan gas (hidrogen dan helium). Ketidakteraturan dalam awan tersebut menyebabkan terjadinya penyusutan karena gaya tarik menarik dan gerakan berputar yang sangat cepat dan teratur sehingga terbentuklah piringan seperti cakram. Inti cakram yang menggelembung menjadi matahari, sedangkan bagian pinggirannya berubah menjadi planet-planet.

Demikianlah ulasan singkat mengenai Teori Terjadinya Tata Surya. Semoga bermanfaat!

Referensi:
Lili Somantri
Nurul Huda
Materi Geografi Kelas X

Teori Terjadinya Tata Surya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.