Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Wednesday, October 14, 2015

Terjadinya Negara Berdasarkan Fakta Sejarah dan Teoritis

1. Asal Mula Terjadinya Negara Berdasarkan Fakta Sejarah

  • Penduduk (Occupatie), Hal ini terjadi ketika suatu wilayah tidak bertuan dan belum dikuasai, kemudian diduduki dan dikuasai. Misalnya, Liberia yang diduduki budak-budak Negro dimerdekakan pada 1847.
  • Peleburan (Fusi), Hal ini terjadi ketika negara-negara kecil yang mendiami suatu wilayah mengadakan perjanjian untuk saling melebur atau bersatu menjadi negara yang baru. Misalnya, terbentuknya federasi kerajaan Jerman pada 1871.
  • Penyerahan (Cessie), Suatu wilayah diserahkan kepada negara lain berdasarkan suatu perjanjian tertentu. Misalnya wilayah Sleeswijk ada Perang Dunia I, diserahkan oleh Austria kepada Prusia (Jerman)
  • Penaikan (Accesia), Hal ini terjadi ketika suatu wilayah terbentuk akibat penaikan lumpur sungai atau timbul dari dasar laut (delta) kemudian di wilayah tersebut dihuni oleh sekelompok orang sehingga terbentuklah negara. Misalnya, wilayah Negara Mesir yang terbentuk dari delta Sungai Nil.
  • Pencaplokan/penguasaan (Anexatie), Suatu negara berdiri di suatu wilayah yang dikuasai oleh bangsa lain tanpa reaksi. Misalnya, ketika pembentukan Negara Israel pada 1948, wilayahnya banyak mencaplok daerah Palestina, Suriah, Yordania, dan Mesir.
  • Proklamasi (Proclamation), Hal ini terjadi ketika penduduk pribumi dari suatu wilayah yang diduduki oleh bangsa lain mengadakan perjuangan (perlawanan) sehingga berhasil merebut wilayahnya kembali dan menyatakan kemerdekaannya. Misalnya, Negara Republik Indonesia yang merdeka pada 17 Agustus 1945.
  • Pembentukan baru (Inovation), Munculnya suatu negara baru di atas wilayah suatu negara yang pecah karena suatu hal dan kemudian lenyap. Misalnya, negara Kolombia yang pecah dan lenyap, kemudian di wilayah negara tersebut muncul negara baru, yaitu Venezuela dan Kolombia baru.
  • Pemisahan (Separatise), Negara yang memisahkan diri dari negara yang menguasainya, kemudian menyatakan kemerdekaannya. Misalnya, pada tahun 1939, Belgia memisahkan diri dari Belanda.
Terjadinya Negara Berdasarkan Fakta Sejarah dan Teoritis

2. Asal Mula Terjadinya Negara Berdasarkan Fakta Teoritis

Terjadinya negara berdasarkan pendekataan ini dapat dibagi ke dalam beberapa teori sebagai berikut:
  • Teori Ketuhanan, Asal mula terjadinya negara menurut teori ketuhanan yaitu berdasarkan pada kepercayaan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Tuhan. Demikian pula negara terjadi atas kehendak Tuhan. Penganut teori ini yaitum Friedrich Julius Stahl, Thomas Aquinos, Ludwig Von Haller, dan Agustinus.
  • Teori Perjanjian, Menurut teori ini, terjadinya suatu negara karena adanya perjanjian masyarakat. Semua warga negara mengikat diri dalam suatu perjanjian bersama untuk mendirikan suatu suatu organisasi yang bisa melindungi dan menjamin kelangsungan hidup bersama. Dengan antarmanusia atau masyarakat (du contracts social). Teori ini dikemukakan oleh filsuf, seperti Thomas Hobbes, J.J Rousseau, John Locke, dan Montesquieu.
  • Teori Kekuasaan, Menurut teori kekuasaan, negara terbentuk atas dasar kekuasaan. Kekuasaan adalah ciptaan mereka yang paling kuat dan berkuasa. Dengan kata lain, negara terbentuk karena adanya kekuasaan memaksa dari pihak-pihak yang kuat dan menang kepada golongan yang lemah dan kalah. Terbentuknya negara tidak lebih sebagai alat pemaksa untuk kepentingan para penguasa saja. Teori kekuasaan ini dikemukakan oleh Friedrich Engels, Ludwig von Gumlowigz, Leon Duguit, Karl Marx, dan Frans Oppenheimer.
  • Teori Hukum Alam, Para penganut teori hukum alam menganggap bahwa adanya hukum yang berlaku abadi, universal, tidka berubah, serta berlaku untuk setiap waktu dan tempat. Menurut teori hukum alam, negara terjadi secara alamiah dengan dasar manusia sebagai makhluk sosial (zoon politicon dan social being). Ahli pikir yang memperkenalkan asal mula terjadinya negara menurut teori hukum alam, antara lain Plato, Aristoteles, Hugo de Groot (Grotius), dan Thomas Hobbes.
  • Teori Hukum Murni, Asal mula terjadinya negara menurut teori ini adalah bahwa negara merupakan suatu kesatuan tata hukum yang bersifat memaksa. Oleh karena itu, setiap orang harus taat dan tunduk kepada negara sebagai suatu kesatuan tata hukum. Apa yang dikehendaki oleh hukum atau tata hukum. Jadi, hukum identik dengan negara, sedangkan negara merupakan penjelmaan dari hukum. Salah satu tokoh teori murni, yaitu Hans Kelsen.
  • Teori Modern, Dalam menyelidiki dan mempelajari negara, teori modern lebih menitiberatkan pada fakta atau kenyataan serta sudut pandang tertentu sehingga diperoleh kesimpulan tentang asal mula, hakikat, serta bentuk negara. Tokoh-tokoh yang menganut teori modern ini di antaranya R. Kranenburg dan Logemann.
Baca Juga >> Pengertian, Unsur dan Teori Terbentuknya Bangsa dan Negara


Demikianlah Asal Mula Terjadinya Negara Berdasarkan Fakta Sejarah dan Teoritis. Semoga bermanfaat!

Materi Sejarah Kelas X

Terjadinya Negara Berdasarkan Fakta Sejarah dan Teoritis Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.