Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Sunday, November 15, 2015

Fungsi dan Tujuan Negara Menurut Para Ahli

1. Fungsi Negara

Sampai saat ini, para ahli hukum kenegaraan masih belum mempunyai pandangan yang sama tentang fungsi negara. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai fungsi pendapat berikut.

a. John Locke membagi fungsi negara menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

  1. Fungsi legislatif, yaitu membuat peraturan.
  2. Fungsi eksekutif, yaitu melaksanakan peraturan.
  3. Fungsi federatif, yaitu mengatur urusan luar negeri, urusan perang, dan damai.
Menurut John Locke, fungsi mengadili termasuk satu tugas eksekutif.

b. Montesquie menyatakan bahwa fungsi negara mencakup tiga tugas pokok, yaitu sebagai berikut.
  1. Fungsi legislatif, yaitu membuat undang-undang.
  2. Fungsi eksekutif, yaitu melaksanakan undang-undang.
  3. Fungsi yudikatif, yaitu mengawasi agar semua peraturan ditaati. Dengan kata lain, fungsi yudikatif merupakan fungsi mengadili.
Teori ini dikenal dengan teori trias politica. Setiap fungsi ini terpisah satu sama lainnya.

c. Goodnow membagi fungsi negara menjadi dua tugas pokok, yaitu sebagai berikut.
  1. Policy making (kebijaksanaan negara pada waktu untuk seluruh masyarakat)
  2. Policy executing (kebijaksanaan yang harus dilaksanakan untuk mencapai policy making)
Teori ini kemudian dikenal dengan dwipraja (dichotomy).

d. Van Vollehoven menyatakan bahwa fungsi negara mencakup empat tugas pokok, yaitu sebagai berikut.
  1. Regeeling, yaitu membuat peraturan.
  2. Bestuur, yaitu menyelenggarakan pemerintahan.
  3. Rechtspraak, yaitu fungsi mengadili.
  4. Politie, yaitu fungsi ketertiban dan keamanan.
Teori ini kemudian dikenal sebagai caturpraja.

e. Moh. Kusnardi, S.H. membagi fungsi negara menjadi dua bagian yaitu.
  1. Melaksanakan penertiban (law and order)
  2. Menghendaki kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya.

Baca Juga >> Terjadinya Negara Berdasarkan Fakta Sejarah dan Teoritis

Berdasarkan fungsi negara menurut para ahli diatas dapat diartikan negara sebagai tugas organisasi itu sendiri. Oleh karena itu, tugas negara secara umum dapat dibedakan antara tugas esensial dan tugas fakultatif.

a. Tugas Esensial
Tugas esensial negara adalah mempertahankan negara sebagai organisasi politik yang berdaulat. Tugas ini menjadi tugas internal negara (memelihara perdamaian, ketertiban, dan ketentraman dalam negara serta melindungi hak milik dari setiap orang) dan tugas eksternal (mempertahankan kemerdekaan negara). Tugas esensial sering disebut tugas asli dari negara sebab dimiliki oleh setiap pemerintahan negara seluruh dunia.

b. Tugas Fakultatif
Tugas fakultatif negara diselenggarakan oleh negara untuk dapat memperbesar kesejahteraan umum baik moral, intelektual, sosial, maupun ekonomi. Misalnya, memelihara kesejahteraan fakir miskin, kesehatan, dan pendidikan rakyat.

Baca Juga >> Pengertian, Unsur dan Teori Terbentuknya Bangsa dan Negara

2. Tujuan Negara

Setiap negara pasti mempunyai tujuan yang hendak dicapai. Rumusan tujuan merupakan salah satu hal yang terpenting dalam suatu negara. Tujuan negara akan berkaitan dengan bentuk negara, pembentukan badan-badan negara, fungsi badan-badan negara, tugas badan-badan negara, serta hubungan badan negara.
Para ahli mengemukakan tujuan negara dengan rumusan yang berbeda-beda bahkan ada yang bertentangan satu sama lain. Berikut ini adalah tujuan negara menurut para ahli.

Fungsi dan Tujuan Negara Menurut Para Ahli

a. Tujuan negara menurut Shang Yang
Shang Yang hidup pada abad ke-5 dan ke-4 sebelum masehi. Buku Shang Yang yang terkenal adalah a Classic of the Chinese School of Law. Pada masa Shang Yang masih hidup, keadaan di Cina sedang dilanda kekacauan, penuh kerusuhan, dan peperangan. 
Keadaan tersebut mengilhami Shang Yang untuk merumuskan teori tujuan negara. Menurutnya, tujuan negara adalah mengumpulkan kekuasaan negara yang sebesar-besarnya.
Menurut Shang Yang, dalam negara terdapat dua pihak yang saling berhadapan, yaitu pemerintahan (negara) dan rakyat. Oleh karena itu, negara yang mempunyai tujuan yang benar, hendaklah bertindak untuk melemahkan rakyat.

b. Tujuan Negara menurut Nicholo Machiavelli (1428-1527)
Nicholo Machiavelli dilahirkan di Florennce, Italia. Pandangan-pandangan Machiavelli hampir sama dengan pandangan yang di kemukakan Shang Yang. Tujuan negara menurut Machiavelli adalah menghimpun dan memperbesar kekuasaan negara agara tercipta kemakmuran, kebebasan, kehormatan, dan kesejahteraan rakyat.

c. Tujuan Negara menurut Dante Allieghieri (1265-1321)
Dante Allieghieri merupakan penganut teori perdamaian dunia. Ia merupakan filsuf dan penyair serta seorang yang berpengaruh dalam politik di Florence, Italia. Dante Allieghieri berpendapat bahwa perdamaian dan ketenteraman dunia tidak akan terwujud seandainya di dunia masih terdapat negara-negara merdeka karena negara-negara tersebut akan selalu bersaing dan berperang.

d. Tujuan Negara menurut Immanuel Kant (1724-1804)
Ammanuel Kant lahir di Koenigberg Rusia Timur pada 29 April 1724. Seorang filsuf dan juga ahli matematika dan metafisika ini berpendapat bahwa tujuan negara adalah membentuk dan memelihara hak dan kemerdekaan warga negara. Dalam upaya memlihara hak dan kemerdekaan warga negara, perlu dibentuk hukum yang dirumuskan dalam perundang-undangan. 
Dengan kata lain, adanya negara merupakan suatu keharusan untuk menjamin terlaksananya kepentingan umum sesuai dengan hukum dan perundang-undangan.

e. Tujuan Negara menurut Kaum Sosialis
Dasar pandangan kaum sosialis adalah semua manusia dilahirkan dengan hak-hak yang sama dan berhak atas perlakuan yang sama. Atas dasar pemikiran tersebut, tujuan negara menurut kaum sosialis adalah memberikan kebahagiaan yang sebesar-besarnya dan merata bagi manusia.



Referensi:
Aim Abdulkarim
Materi Kewarganegaraan Kelas X

Fungsi dan Tujuan Negara Menurut Para Ahli Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

1 komentar:

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.