Medrec07.com adalah sebuah website tentang pendidikan dimana semua pelajaran dari SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi Lainnya.

Sunday, January 17, 2016

Pengertian Peta Beserta Batasan dan Jenisnya

1. Pengertian Peta

Apa itu peta? Peta adalah gambaran konvesional muka bumi baik meliputi perwujudan, letak, maupun data yang berkaitan seperti tampak jika dilihat dari atas.
Setiap makhluk hidup diperkirakan mempunyai kesadaran akan keadaan sekitarnya. banyak bukti yang menunjukkan bahwa pencitraan dalam angan-angan (Mental imagery) merupakan kegiatan otak normal, setidak-tidaknya pada otak binatang yang agak tinggi tingkatannya.
Komponen yang penting dari gambaran dalam angan-angan adalah penyusunan objek secara keruangan (spatial arrangement of objects). Bagi kita, beberapa di antara objek tersebut harus disusun secara keruangan yang bersifat geografis (geographycal space) yang berkaitan dengan kehidupan kita.

Pengertian Peta Beserta Batasan dan Jenisnya

Gambaran angan-angan dapat berupa gambaran sederhana apabila penggambarannya secara topologis, seperti dekat-jauh, muka-belakang. Namun gambaran angan-angan dapat pula digambarkan secara agak meyakinkan apabila posisi objek-objek dimaksud dinyatakan secara konsep keruangan geometris.
Citra atau gambaran dalam angan-angan merupakan suatu peta yang benda-benda objeknya diletakkan dalam lokasi relatif. Tentu saja peta-peta semacam ini bersifat unik bagi setiap individu. Peta inilah disebut peta mental (mental map).

2. Batasan-Batasan Peta

Untuk lebih memahami peta, berikut ini pengertian peta menurut beberapa ahli kartografi.

a. Menurut ICA (International Cartographic Association)
    Peta adalah suatu gambaran atau representasi unsur-unsur ketampakan abstrak yang dipilih dari permukaan bumi, yang ada kaitannya dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa. Pada umumnya, peta digambarkan pada suatu bidang datar dan diperkecil atau diskalakan.

b. Menurut Erwin Raisz
    Peta adalah gambaran konvensional dari permukaan bumi yang diperkecil sebagai ketampakkan jika dilihat dari atas dengan ditambah tulisan-tulisan sebagai tanda pengenal.

c. Menurut R.M. Soetardjo Soerjosoemarno
    Peta adalah suatu lukisan dengan tinta dari seluruh atau sebagian permukaan bumi yang diperkecil dengan perbandingan ukuran yang disebut skala atau kedar.

Dari beberapa pengertian tersebut, ada beberapa hal penting yang dapat ditarik kesamaannya, yaitu gambaran konvensional. Maksudnya, gambaran yang telah disepakati secara internasional, baik yang berupa ketampakan alami maupun ketampakan sosial budaya. Contonya ketampakan alami adalah warna air laut, simbol gunung, ketinggian tempat, dan hutan. Contoh ketampakan sosial budaya adalah sawah, kawasan perkebunan, dan tempat pariwisata.

3. Jenis Peta

Jika dilihat dari jenisnya, peta yang biasa digunakan sangat beragam. Karena terdapat banyak peta, sukar untuk menghitung jumlah peta yang sebenarnya. Meskipun begitu, peta dapat digolongkan sebagai berikut.

a. Berdasarkan Skala Peta
    Atas dasar skalanya, peta dapat digolongkan menjadi empat golongan.
  1. Peta kadaster (peta berskala sangat besar) adalah peta yang berskala 1 : 100-1 : 5.000.
  2. Peta skala besar adalah peta yang berskala 1 : 5.000-1 : 250.000.
  3. Peta skala sedang adalah peta yang berskala 1 : 250.000-1 : 500.000.
  4. Peta skala kecil adalah peta yang berskala 1 : 500.000-1 : 1.000.000.
b. Berdasarkan Isi Peta
    Atas dasar isinya, peta digolongkan menjadi dua kelompok, yaitu peta umum dan peta khusus.
  1. Peta umum adalah peta yang memberikan gambaran umum atau ketampakan yang bersifat umum pada pada suatu daerah tertentu. Ketampakan umum yang dimaksud adalah ketampakan umum yangada di daerah tertentu, baik yang bersifat alami (fisis) maupun sosial ekonomi (kultur). Peta umum terdiri atas tiga macam:
    • Peta topografi adalah peta umum berskala besar (biasanya 1 : 50.000). Karena skalanya besar, daerah yang dipetakan (untuk tiap-tiap lembar peta) sempit, sedangkan ketampakan yang tergambar sangat detail.
    • Peta chorografi adalah peta umum yang berskala sedang. Berisikan ketampakan yang bersifat umum dan global dalam daerah yang luas
    • Peta dunia adalah peta umum yang berskala kecil. Peta ini menggambarkan seluruh dunia dalam satu peta. Oleh karena itu, ketampakan yang tergambar sangat global sehingga yang digambar hanya bagian yang penting saja.
  2. Peta khusus atau peta tematik adalah peta yang menggambarkan ketampakan yang bersifat khusus yang terdapat di daera tertentu. Adapun jenis peta khusus, antara lain peta politik, peta kota, peta pariwisata, peta perhubungan, peta iklim, peta vegetasi, peta curah hujan, dan peta kepadatan penduduk. Untuk membuat peta khusus, dibutuhkan peta dasar yang memuat informasi yang akan dipetakan.
c. Berdasarkan Objek yang Dipetakan
    Berdasarkan objek yang dipetakan, peta dapat dibedakan sebagai berikut.
  1. Peta statis atau stationer adalah peta yang menggambarkan keadaan yang relatif tetap atau jarang berubah. Misalnya, peta jenis tanah, peta administrasi suatu wilayah desa atau perkotaan, dan peta geologi.
  2. Peta dinamis adalah peta yang isinya menggambarkan keadaan yang dinamis atau cepat berubah. Misalnya, peta transmigrasi, peta urbanisasi, peta tata guna lahan, dan peta perencanaan wilayah kota.

Demikianlah penjelasan tentang pengertian peta beserta batasan dan jenisnya. Semoga bermanfaat!

Sumber:
Bambang Nianto Mulyo
Purwadi Suhandini
Materi kelas XII Geografi 3

Pengertian Peta Beserta Batasan dan Jenisnya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Abdi Basariyadi

0 komentar:

Post a Comment

Budayakan lah berterima kasih, Harap tinggalkan komentar yang relevan.